Selasa, 06 April 2010

Oh, I Love You All

Dari kiri ke kanan: Bapak, Kakak, saya dan Ibu

Katanya, dahulu awalnya Bapak bertemu Ibu di sebuah tempat pementasan drama yang entah di mana (saya lupa). Bapak melihat ibu tampil dengan wajahnya yang anggun mirip Widyawati, hehe... Dan saat itu pula, Ibu melihat Bapak yang berwajah mirip bintang film Mexico dengan brewoknya yang lebat sedang asyik menonton sambil mengabadikan foto bersama teman-temannya. Kemudian dengan wajah malu-malu merekapun saling melemparkan senyuman. Seiiring berjalannya waktu, akhirnya Bapak menyatakan cintanya kepada Ibu entah dengan cara seperti apa (saya tidak tahu pasti). Mungkin sambil bernyanyi dan berlari-lari di taman mirip film India atau mungkin juga sambil nonton film paling romantis pada saat itu di sebuah bioskop.
Singkat waktu akhirnya, bapak memutuskan kalau Ibu adalah pilihan yang tepat sebagai pasangan hidupnya dan akan menjadi Ibu yang baik untuk anak-anaknya. Beberapa bulan kemudian setelah menikah, entah apa yang dilakukan bapak dan ibu siang dan malam di kamarnya, sampai perut Ibu pun terlihat semakin membesar. Ibu mengandung seorang anak perempuan pertamanya yang setelah 9 bulan lahirlah kakak saya. Setelah lahir kakak perempuan saya, Bapak dan Ibu pun memutuskan untuk memiliki satu lagi anak bergender laki-laki sebagai jagoan yang akan menjaga keluarganya kelak. Pada akhirnya, setelah kemudian bapak dan ibu melakukan pergulatan siang dan malamnya, Tuhan pun mengabulkannya. Setelah satu tahun berlalu, lahirlah saya sebagai pelengkap keluarga sederhana yang berbahagia ini.

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar