Rabu, 30 Juni 2010

Juni & Juli

Masih di sini, hari ini terakhir Juni menemani...
Besok, ke mana Juli mengajak pergi?

Bismillah...

Kapan, Tuhan??

Inggris gak lolos, para pemain menangis dan berdoa kepada Tuhan...
"Kapan Inggris bisa juara?"
Tuhan menjawab, "bisa, kalian coba 4 tahun lagi!"

Seorang Korea bertanya kepada Tuhan, "kapan Korea akan memenangi piala dunia?"
kata Tuhan, "70 tahun lagi!" dan kemudian orang tersebut menangis.

Kemudian seorang pemuda Indonesia bertanya juga, "kapankah Indonesia juara piala dunia?"
Tuhan pun menangis..

Minggu, 27 Juni 2010

Kenapa TESTIMONY?

Provokator: Damas dan Andry

Setelah melewati masa-masa inkubasi yang cukup lama, akhirnya ide ini terlahir juga.
Accident, mungkin bisa dibilang seperti itu. Bahwa awalnya kami hanya sekedar berwacana ingin berbuat sesuatu dan wacana itu terus menggerogoti pikiran kami sampai akhirnya jadilah "janin" yang tidak diduga-duga itu.
Segala teori pelik tentang strategi marketing komunikasi menjadi bagian dari pola berpikir kami. Positioning, Differentiation dan sekelumit istilah yang memuakan itu benar-benar telah membantu kami.
TESTIMONY, begitulah namanya. Karena niatnya kami ingin mengungkapkan segala sesuatu yang kami lihat secara jujur berdasarkan sudut pandang kami tanpa ada maksud untuk mem-propaganda melalui medium kaos yang bisa mendatangkan keuntungan juga :).
Akhir kata, sambil mengucap kata "Bismillahhirohmanirohim", saya minta do'a restu kawan-kawan semua agar bisnis yang sok-sok idealis ini bisa mencapai garis finish :)

Kamis, 10 Juni 2010

Marhaban ya Piala Dunia Afrika Selatan 2010

video

Setelah berlama-lama duduk santai sambil ngerokok-ngerokok, ngopi-ngopi, tidur-tiduran, melantunkan musik, membaca buku, nonton film dan semua kegiatan bermalas-malasan lainnya, akhirnya hari ini saya kembali menulis di sini.
Sebetulnya saya sendiri bingung harus menulis apa?! Yang ada dipikiran saya sekarang ini hanya ada maraknya pemberitaan video bokep Ariel Peterpan vs Luna Maya & Cut Tari serta gaung kemeriahan sebuah ajang atau pesta sepakbola 4 tahunan terakbar di dunia yang selalu dinanti-nanti oleh para penggila bola di seluruh dunia. Di mana tahun 2010 ini, Benua Hitam Afrika akan menjamu para tamunya dari segala penjuru di belahan bumi.
Sepertinya lebih berarti jika saya menulis tentang sepakbola, daripada sekedar bicara tentang video mesum para selebritis yang menyibukan para aparat kepolisian, praktisi hukum, media sampai pemerintah.
Ah, sekarang mari kita berbicara sepakbola saja lah! Tapi entah dari perspektif mana saya harus berbicara tentang permainan ini. Sejak dulu sepakbola telah membuat saya tidak hanya mencintainya tapi telah membuat saya gila. Lebih dari separuh masa kecil saya dihabiskan untuk bermain sepakbola. Tidak peduli itu hujan, tidak peduli itu lapang atau jalan, kaki saya selalu ingin berlari mengejar dan menikmati setiap pergerakan si kulit bundar layaknya seorang pecandu. Namun sekarang ini bagi saya sepakbola lebih dari sekedar olahraga. Seiring perkembangan jaman, di balik permainannya, globalisasi telah membawa sepakbola ke pelosok dunia yang paling jauh. Saya pernah membaca sebuah buku kajian tentang sepakbola yang mengajak kita untuk melihat bahwa sepakbola bisa menjadi alat untuk memahami dunia kontemporer yang dilanda segala dampak arus globalisasi. Bagaimana bisa sepakbola telah membuat sebuah tragedi pembataian Muslim di Bosnia? Lebih dari itu, sepakbola terus membangkitkan sentimen-sentimen rasial dan konflik keagamaan ataupun isu nasionalisme. Ya, sepakbola telah membuat manusia larut dalam penghayatan yang lebih dalam ketimbang agamanya sendiri.
Mulai hari ini kita akan kembali melihat, bagaimana sepakbola memerankan sosoknya yang Protagonist sehingga begitu dicintai para penggilanya di seluruh dunia. Para penjudi bersiap untuk untung dan rugi, Hooligan bersiap-siap memprovokasi, pegawai Pemda sibuk menyiapkan alasan tidak bekerja, para PSK untuk sementara tidak menerima sentuhan para pria, dan seluruh umat manusia yang ada di bumi ini dengan penuh suka cita menyambut bulan suci sepakbola. "Marhaban Ya Piala Dunia Afrika Selatan".