Jumat, 19 November 2010

Dia

Dia duduk menyandarkan diri di sebuah kursi yang sudah usang untuk menahan lelahnya. Kerutan di dahi menandakan hidupnya sudahlah termakan usia. Di berbagai sisi, rambutnya makin hari terlihat semakin memutih tanpa kompromi. Sesekali dia tersenyum melihat tingkah laku cucunya yang konyol. "Ya Allah, sesungguhnya aku ikhlas menjalani semuanya. Berilah aku kekuatan untuk memberi kebahagiaan dan segala kebaikan buat anak, suami dan cucu-ku", lirihnya. Di dalam hati, aku pun melirih, "Ya Allah, berikanlah segala kekuatan itu kepada Ibu-ku yang hari ini telah Kau kurangi umurnya".

"Selamat Ulang Tahun, Mah. Terimakasih untuk cintanya"

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar